PENGENALAN AUTODESK INVENTOR : TIPE – TIPE FILE

       Sebelum memulai membuat design dengan menggunakan Inventor sebaiknya kita mengenal dulu beberapa jenis file yang ada di Program Design Inventor. Sama halnya dengan Ms. Office dengan file format DOC (.doc), Ms. Exel dengan formatnya XLS (.xls), begitu pula dengan Inventor sebagai salah satu program design 3D (3D Modelers) mempunyai beberapa jenis format file seperti Ipt, Idw, Iam dan lain sebagainya, yang masing – masing berbeda sesuai dengan jenis tugasnya. Kenapa kita harus mengetahuinya? Salah satu manfaatnya adalah agar dapat mempersingkat waktu dalam mengakses beberapa file sekaligus, meningkatkan kecocokan/keselarasan file (file integrity), dan juga dapat dengan cepat meningkatkan peforma dalam menciptakan design dengan skala besar. Misalnya saat kita akan mengakses 10 file yang berbeda namun saling berkaitan maka akan lebih mudah kita buat dala bentuk format file Assembly (.iam), selain dapat dengan mudah mengecek bentuk design dari kesepuluh part tersebut dan juga keselarasannya, maka jika kita ingin meng-edit salah satu part-nya, kita tinggal memilih part yang akan kita edit dan dengan sendirinya Inventor akan memuncul jendela untuk meng-edit part sesuai dengan peralatan edit-nya (Part Editing Tools). Berikut adalah beberapa jenis format file yang digunakan oleh Inventor :

Format File

        Secara mudahnya ada 2 pilihan yang dapat kita gunakan yaitu English (dengan satuan Inchi) dan Metric (dengan satuan Mm)dan juga beberapa jenis Format File seperti :

1. Inventor Project File ( .ipj )

Format file ini digunakan untuk mengatur ( manage ) beberapa file yang saling berhubungan.

2. Inventor Single Part File ( .ipt )

Format file ini digunakan untuk membuat sebuah part terpisah.

3. Inventor Assembly File ( .iam )

Format file ini digunakan untuk merakit ( assembly )beberapa part.

4. Inventor Presentation File ( .ipn )
Format file ini digunakan untuk menguraikan komponen – komponen assembly (exploded views) serta dapat dianimasikan untuk memperlihatkan proses perakitan assembly dan dapat disimpan dalam file Avi ( .avi ).

5. Inventor 2D Detail Drawing File ( .idw )

Format file ini digunakan untuk menjelaskan komponen, perakitan komponen, maupun file untuk presentasi dengan gambar 2 dimensi ( drawing orthogonal ).

6. Inventor 2D Detail Drawing File ( .dwg )

Format file ini digunakan untuk menjelaskan komponen, perakitan komponen, maupun file untuk presentasi dengan gambar 2 dimensi ( drawing orthogonal ).

7. AutoCad Nonassociative Drawing File ( .dwg )

Format file ini digunakan untuk merubah/menyesuaikan standart gambar 2 dimensi Inventor ke dalam standart file di AutoCAD.

8. Exel File That Drive i-Parts, Threads, And Other Data ( .xls )

Format file ini digunakan untuk mengatur tabel data yang terhubung atau ditambahkan pada komponen, file assembly ataupun pada file gambar.

       Dengan banyaknya format file yang ada ini pada mulanya akan membuat sedikit bingung, namun jika kita sudah terbiasa maka hal tersebut tidak akan terasa mudah dengan sendirinya. Dan perlu untuk diketahui bahwa untuk meningkatkan kemampuan dan mempertahankan kekonsistenan dalam menggunakan Inventor juga diperlukan prinsip pengaturan data yang baik meliputi kemudahan dan keefektifan dalam menyimpan file.

Daftar Pustaka :
Hidayat, Nur.2011. Autodesk Inventor Mastering 3D mechanical Design. Bandung : Informatika.
Waguespack, Curtis. 2013. Mastering Autodesk Inventor 2014 and Autodesk Inventor LT 2014.
       Indianapolis : John Wiley and Sons, Inc.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s